Berita

Prabowo di Ponpes Darussalam/Net

Politik

Dikunjungi Prabowo, Ponpes NU Di Garut Berdoa Dapat Presiden Baru

SABTU, 09 MARET 2019 | 19:12 WIB | LAPORAN:

Warga Wanaraja, Garut antusias menyambut kedatangan calon presiden, Prabowo Subianto di Pondok Pesantren Darussalam, Wanaraja, Sabtu (9/3).

Ketua Yayasan Ponpes Darussalam, KH Abdul Halim yang menyambut Prabowo, menegaskan bahwa antusiasme warga terlihat dari kesetiaan menunggu mantan Danjen Kopassus itu tiba.

"Para jamaah sudah hadir menunggu sejak jam 8 pagi. Jamaah dan masyarakat tetap setia menunggu. Kunjungan ini adalah kehormatan bagi kami," katanya.


Tidak hanya warga, Abdul Halim sendiri mengaku antusias menyambut Prabowo. Dia bahkan mempercepat ibadahnya di tanah suci, Mekkah pada pekan ini untuk menyambut kedatangan ketua umum Gerindra tersebut.

"Kenapa saya mempercepat kunjungan saya, karena sebagai tuan rumah akan sangat tidak etis saat kedatangan Pak Prabowo saya tidak ada di rumah," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Abdul Halim menjelaskan bahwa sebagai salah satu pondok pesantren Nahdlatul Ulama (NU) di Garut, Darussalam berdoa untuk keselamatan bangsa dan untuk kemenangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019.

"Secara kultural kami adalah NU, kita semua yang hadir memiliki tanggung jawab memenangan paslon nomor 02. Insyaallah 17 April kita akan mendapat presiden baru," katanya diamini ribuan warga yang hadir.

Prabowo menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat para kiai, ulama dan masyarakat Garut. Dia kaget dengan sambutan meriah yang diberikan. Pasalnya, dalam rencana dia hanya dijadwalkan bertemu dengan para kiai.

"Terimakasih doa yang telah dipanjatkan para ulama dan kiai. Terima kasih atas antusiasme masyarakat Garut yang sudah menunggu sejak pagi. Hari ini saya penuhi janji saya untuk bersilaturahmi dengan rakyat garut," kata Prabowo.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya