Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Cara Konkret Rizal Ramli Majukan Dunia Pendidikan Tanah Air

SABTU, 09 MARET 2019 | 18:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dunia pendidikan tanah air terbilang memprihatinkan. Bahkan berdasarkan penelitian PISA dari OECD tahun 2018, pendidikan Indonesia berada di peringkat 62 dunia.

Hasil ini tentu tidak berbanding lurus dengan gelontoran dana untuk bidang pendidikan yang mencapai Rp 440 triliun atau 20 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Tokoh nasional, DR Rizal Ramli menilai masalah di dunia pendidikan tanah air ini terjadi lantaran anak sekolah tidak terbiasa berkompetisi. Terlalu sedikit program yang membiasakan anak didik berkompetisi.


“Kita enggak biasa kompetisi. Itu kelihatan, begitu dia kalah debat, dia langsung berantem. Soal pilpres ajsa dia mau berantem fisik,” katanya dalam wawancara di sebuah stasiun radio beberapa waktu lalu.

Sebagai solusi konkret, Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu menyarankan agar kompetisi diperbanyak. Dia meminta agar pemerintah menyisihkan dana pendidikan sebesar Rp 20 triliun khusus untuk menggelar kompetisi di sekola-sekolah.

“Kita bagikan hadiah untuk anak-anak lomba matematika, fisika, berenang, atletik, badminton dan lain sebagainya. Kalau jadi juara di daerahnya, dia bisa dapat beasiswa satu tahun,” urai RR, sapaan akrabnya.

Mantan Menko Kemaritiman itu percaya bahwa anak-anak Indonesia pintar dan kreatif. Sehingga jika diberi tempat untuk berkompetisi mereka bisa mengeluarkan kepintaran dan daya kreativitas yang dimiliki.

“Dan saya yakin indeks PISA kita bisa kita tingkatkan. Kalau hari ini 62 ya nanti dalam limat tahun harus nomor 35 dan insyaallah bisa menjadi lima besar di lima tahun berikutnya. Dengan begitu kita jadi bangsa hebat,” tegasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya