Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Reaksi Sekjen PDIP Ke Rocky Gerung Terlalu Politis

SABTU, 09 MARET 2019 | 17:38 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang meminta filsuf dari Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung untuk menanggalkan status kewarganegaraan terlalu politis.

“Terlalu politis reaksi Hasto. Dan itu tidak mengagetkan, karena memang dia politisi,” ujar analis politik dari Telkom University, Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (9/3).

Dia menilai pernyataan Rocky Gerung yang menyinggung pahlawan nasional, KH Agus Salim harus dilihat substansinya. Jika adil dalam menafsir konteks omongan Rocky, maka tidak ada penghinaan terhadap ketokohan Agus Salim.


Rocky, kata dia,  hanya mengambil ilustrasi jenggot dengan kambing.

“Bukan ketokohan yang ia sandingkan dengan kambing,” tekannya.

Namun demikian, Dedi mengingatkan Rocky untuk tidak menggunakan diksi yang ambigu di ruang publik. Sebab, suhu politik sedang tinggi dan berpotensi ditafsirkan lain.

“Terlebih saat ini kita memasuki suhu politik menghangat, apapun yang mungkin menjadi pemantik isu kontroversial, akan menjadi masalah,” demikian Dedi.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai ceramah Rocky Gerung yang menyinggung KH Agus Salim tidak cukup selesai dengan minta maaf. Rocky, kata Hasto, seharusnya menanggalkan status kewarganegaraan Indonesia, jika tidak mampu menghargai jasa pahlawan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya