Berita

Nissa Sabyan bersama Prabowo/Net

Politik

MMB Ingin Nissa Sabyan Dan Grupnya Fokus Berkarya

SABTU, 09 MARET 2019 | 06:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Langkah grup musik Sabyan Gambus terlibat dalam politik praktis disesalkan oleh sekelompok orang.

Milenial Muslim Bersatu (MMB) kecewa lantaran Sabyan Gambus yang memiliki lagu-lagu dengan pesan moral tinggi dan bisa mempersatukan umat, justru terlibat dalam polarisasi pemilu.

"Kecewa banget ya, langkah yang diambil oleh Nissa Sabyan dan grupnya ini, jangan sampai karena demi pundi-pundi pendapatan mengorbankan para penggemar sehingga terpolarisasi," ujar Ketua Umum MMB Khairul Anam dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/3).


Sementara itu, Ketua MMB Jawa Timur Saidah mengingatkan agar ketenaran Sabyan saat ini tidak dijadikan aji mumpung untuk meraup suara kaum milenial. Jangan sampai Sabyan menggadaikan cintanya kepada para penggemar dengan mendukung pasangan capres dan cawapres tertentu.

"Kami tidak pernah habis pikir Sabyan bisa ikut terlibat dalam politik. Saya tentu menolak langkah yang diambil oleh Nissa dan grupnya ini," kata Saidah.

Meski demikian, dia mengakui bahwa berpolitik merupakan hak setiap warga negara. Apalagi Indonesia menganut sistem demokrasi dalam menentukan pemimpin ke depannya.

Dia hanya ingin memberi saran agar musisi seperti Nissa Sabyan tidak ikut terlibat dalam politik praktis dan fokus pada karya yang menebar keislaman, kasih sayang, dan persaudaraan.

"Sekali lagi, sangat disayangkan jika sampai terlibat kampanye-kampanye untuk kepentingan pilpres," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya