Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Jaring WNA Dari DPT, KPU, Bawaslu Dan Kemendagri Bentuk Tim Gabungan

SABTU, 09 MARET 2019 | 00:41 WIB | LAPORAN:

Rapat tripartit para pemangku kepentingan menyepakati untuk membentuk tim teknis gabungan. Tim itu bertugas menyisir Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 guna mencari data Warga Negara Asing (WNA) yang tersisip.
 
Rapat yang diikuti oleh KPU RI, bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI dan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berlangsung di Kantor Dukcapil, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (8/3).
 
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Viryan Azis mengatakan, meski telah mencoret 101 data WNA yang masuk dalam DPT, bukan hal yang tidak mungkin masih ada data WNA yang tertinggal dalam DPT.
 

 
"Nah untuk memastikan hal tersebut, sudah selesai kami sepakat dengan Pak Dirjen (Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh) membentuk desk bersama, koordinasi dengan Komisioner Bawaslu," katanya usai rapat.
 
Sebelumnya, Dirjen Dukcapil Kemendagri menyerahkan 1.680 data WNA yang telah mengantongi KTP berbasis elektronik (KTP-el) ke KPU. Mendapat data itu, KPU langsung melakukan penyortiran. Hasilnya, ditemukan ratusan WNA yang tercatat dalam DPT. KPU pun langsung mencoret 174 data WNA yang masuk DPT.
 
Berbeda dengan KPU, berdasarkan pengecekan langsung di lapangan, Bawaslu pun menemukan 158 data WNA yang masuk ke dalam DPT. 
 
Namun demikian, belum diketahui secara pasti apakah data dari KPU maupun Bawaslu itu sebagian besar sama atau tidak. Tim teknis gabungan inilah yang diharapkan dapat melakukan sinkronisasi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya