Berita

Deklarasi Jokowi di Lampung/RMOLLampung

Politik

Penguasa HGU Lampung Dampingi Jokowi Deklarasi Dukungan

JUMAT, 08 MARET 2019 | 21:16 WIB

RMOL. Pemilik lahan hak guna usaha (HGU) terluas di Lampung Gunawan Yusuf Riadi dan Purwanti Lee beserta beberapa kepala daerah mendamping calon petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam deklarasi dukungan di Kabupaten Lampung Tengah.

Dua bersaudara tersebut mengelola sekitar 139 ribu hektare lahan perkebunan tebu dan pabrik gula di Lampung. Sejak sehari sebelumnya, Purwanti Lee didampingi Arinal Djunaidi, gubernur terpilih menyiapkan panggung acara.

Gunawan Yusuf berpakaian putih berdampingan dengan Jokowi di atas panggung. Purwanti Lee yang mengenakan pakaian warna hitam ikut mendampingi di samping Arinal Djunaidi, Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim (Nunik), dan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus.


Setelah deklarasi dukungan petani, nelayan, dan buruh bertajuk Jokowi Sekelik Lampung di Lapangan Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Gunawan dan Purwanti Lee kembali mendampingi Jokowi pada acara serupa di PKOR Wayhalim, Kota Bandarlampung.

Di PKOR Wayhalim, para alumni perguruan tinggi dan pelajar SMA meramaikan acara deklarasi dukungan.

Seperti diberitakan RMOLLampung (Jumat, 8/3), Gunawan Yusuf dan Purwanti Lee mengelola lahan HGU lewat Sugar Group Companies (SGC). Perusahaan perkebunan dan pabrik gula yang kerap berkonflik dengan masyarakat soal penguasaan lahan dan pencemaran udara.

Selain itu, sejumlah akademisi menyatakan HGU yang dikuasai SGC cacat hukum atau tidak sah karena telah terjadi manipulasi data dan rekayasa dalam pengajuan permohonannya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya