Berita

Mochammad Afifudin/RMOL

Politik

Bawaslu: WNA Yang Masuk DPT Lebih Banyak Dari Data KPU

JUMAT, 08 MARET 2019 | 15:08 WIB | LAPORAN:

Data Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengungkap ada 158 Warga Negara Asing (WNA) yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

Jumlah ini jauh lebih banyak ketimbang temuan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang berjumlah 103 WNA.

Anggota Bawaslu RI, Mochammad Afifudin, menjelaskan, perbedaan jumlah di antara dua lembaga penyelenggara Pemilu disebabkan metode pengecekan data yang digunakan.


KPU hanya menggunakan metode pengecekan atas 1680 data WNA yang dikirim Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Disdukcapil Kemendagri).

"Yang kami lakukan bukan mengecek data ganda yang ada pada Dukcapil maupun KPU. Kami datangi langsung, kemudian ada enggak nama yang bersangkutan termasuk di DPT-nya dari KPU," jelas Afifudin di Media Centre Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (8/3).

Namun Afifudin menyatakan bahwa Bawaslu belum bisa memastikan apakah 158 data WNA yang mereka temukan itu sudah termasuk 101 WNA hasil temuan KPU RI.

"Nanti siang akan kami lakukan proses tripartit bersama KPU dan Dukcapil, kemudian pembersihan data yang dianggap TMS (tidak memenuhi syarat) tapi masuk DPT," ucapnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya