Berita

Foto: RMOL

Politik

7 Ribuan Orang Akan Golput Di Pilpres 2019

JUMAT, 08 MARET 2019 | 13:50 WIB | LAPORAN:

Ribuan orang dipastikan tak akan menggunakan hak pilihnya alias golput di Pilpres tahun 2019 nanti.

Mereka tergabung dalam Komite Politik Alternatif.
 
"Seluruhnya lebih dari 7 ribu orang," ucap Humas Komite Politik Alternatif, Herman Abdurrahman saat ditemui di sela aksi di depan Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/3).


Menurut Herman, ribuan orang itu terdri dari berbagai elemen. Ada mahasiswa, buruh, karyawan dan lain sebagainya.

"Kami adalah kesatuan perjuangan rakyat," tegasnya.

Komite Politik Alternatif menilai dua kandidat di Pilpres, baik Joko Widodo maupun Prabowo Subianto tak pantas jadi pemimpin negeri ini.

"Jokowi gagal menyejahterakan rakyat. Jauh dari janji-janjinya selama berkuasa. Begitu pula dengan Prabowo, banyak track record Prabowo yang sangat tidak mungkin kita pilih. Masalah kejahatan kemanusiaan dan sebagainya," terang Herman.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya