Berita

Meksiko/Net

Global

Soal Kekerasan Kartel Narkoba, Meksiko Minta Maaf Ke Keluarga Lima Pemuda

SELASA, 05 MARET 2019 | 22:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Meksiko mengeluarkan permintaan maaf kepada keluarga lima pemuda yang dibunuh pada tahun 2016 lalu di negara bagian Veracruz timur.
 
Kasus itu bermula dari petugas polisi setempat yang korup berkolusi dengan kartel narkoba Generasi Baru Jalisco (CJNG). Para polisi menangkap kelima pemuda tersebut karena diyakini mereka adalah anggota kartel saingan.
 
Para polisi itu menyerahkan kelima pemuda tersebut ke CJNG dengan imbalan uang. CJNG kemudian membunuh kelimanya dan membakar tubuh mereka.
 

 
Gubernur baru negara bagian itu, Cuitlahuac Garcia yang baru dilantik pada 1 Desember lalu, meluncurkan rencana darurat untuk menurunkan jumlah orang yang hilang dan meminta bantuan dari organisasi internasional untuk menemukan mereka yang hilang terkait dengan geng narkoba.
 
Dia mengawali niat baiknya dengan meminta maaf kepada kerabat dari lima pemuda yang dibunuh. Mereka yang dibunuh adalah empat lelaki berusia antara 24 dan 27 dan seorang gadis berusia 16 tahun.
 
"Kolusi antara polisi dan kejahatan terorganisir tidak terhenti tepat waktu," ungkapnya, seperti dimuat BBC.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya