Berita

Ikan langka yang terdampar/Reuters

Global

Ikan Raksasa Langka Terdampar Di California, Ilmuwan Bingung

SABTU, 02 MARET 2019 | 23:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seekor ikan raksasa langka yang diperkirakan hidup di belahan bumi selatan terdampar ke pantai di Santa Barbara California jelang akhir pekan ini.
 
Munculnya ikan raksasa sepanjang 2,1 meter ini membingungkan para ilmuwan. Pasalnya, mereka mempertanyakan bagaimana ikan bisa berada jauh dari perairan asalnya.
 
Para ilmuan di University of California melihat hewan itu di Cagar Alam Titik Minyak Batubara.
 

 
Butuh beberapa hari bagi para peneliti untuk mengidentifikasi makhluk itu dengan benar. Ikan langka itu sendiri baru ditemukan pada tahun 2014.
 
Foto-foto ikan raksasa pertama kali muncul di halaman Facebook Coal Oil Point, dan para ahli dari seluruh dunia berupaya untuk membantu mengidentifikasi makhluk itu.
 
Hewan itu dinamai "hoodwinker". Nama itu diberikan setelah hewan tersebut berhasil menghindari peneliti selama bertahun-tahun.
 
Marianne Nyegaard, seorang ilmuwan kelautan yang menemukan dan menamai ikan itu, mengatakan bahwa dia sempat ragu ketika pertama kali melihat foto ikan tersebut terdampar.
 
"Ketika gambar-gambar yang jelas datang, saya pikir tidak ada keraguan," katanya.
 
"Menarik sekali apa yang membuat ikan ini menyeberangi garis khatulistiwa," sambungnya seperti dimuat BBC.
 
Hewan itu lebih besar dan lebih ramping dari spesies mola-mola lain, dengan berat hingga dua ton. Mereka dilaporkan lebih menyukai perairan yang beriklim sedangta, seperti di lepas pantai Chili atau Selandia Baru. **

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya