Kivlan Zen-Wiranto-Prabowo Subianto/Net
Kivlan Zen-Wiranto-Prabowo Subianto/Net
"Dugaan pelanggaran HAM berat masa lalu hanya bisa diselesaikan dengan sistem dan hukum, bukan sumpah pocong," kata Direktur Imparsial Al Araf saat ditemui di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat (1/3).
Karenanya, ketimbang sumpah pocong, dia menyarankan Wiranto dan Kivlan untuk menjelaskan masalah kerusuhan Mei 1998 kepada Komnas HAM, lembaga yang melakukan investigasi terhadap masalah itu.
Populer
Senin, 27 Juli 2026 | 19:53
Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58
Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44
Senin, 27 Juli 2026 | 01:03
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18
UPDATE
Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03
Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43
Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18
Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55
Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33
Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12
Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43
Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17
Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58
Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30