Berita

Hamza bin Laden/Net

Dunia

Saudi Lucuti Kewarganegaraan Putra Osama Bin Laden

JUMAT, 01 MARET 2019 | 22:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Arab Saudi melucuti kewarganegaraan dari Hamza bin Laden, putra pemimpin Al Qaeda yang dibunuh, Osama bin Laden.
 
Hal itu disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri Saudi salam sebuah pernyataan (Jumat, 1/3). Dalam pernyataan itu dijelaskan bahwa kewarganegaraan Hamza telah dilucuti sejak November tahun lalu, namun baru kali ini diumumkan kembali.
 
Sebelumnya Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengeluarkan permyataan pada Kamis (28/2) yang menyatakan bahwa pihaknya menawarkan hadiah hingga 1 juta dolar AS untuk informasi yang mengarah pada identifikasi atau lokasi di negara mana pun dari Hamza.
 

 
Hamza, yang diyakini berusia sekitar 30 tahun, berada di pihak ayahnya di Afghanistan sebelum serangan 11 September dan menghabiskan waktu bersamanya di Pakistan setelah invasi pimpinan Amerika Serikat ke Afghanistan mendorong banyak kepemimpinan senior Al Qaeda di sana.
 
Diperkenalkan oleh kepala baru organisasi Ayman al-Zawahiri dalam sebuah pesan audio pada tahun 2015, Hamza memberikan suara yang lebih muda untuk kelompok militan.
 
Dia telah menyerukan tindakan terorisme di ibukota Barat dan mengancam akan membalas dendam terhadap Amerika Serikat atas pembunuhan ayahnya.
 
Dia juga mengancam akan menargetkan orang Amerika di luar negeri dan mendesak suku-suku Saudi untuk bersatu dengan Al Qaeda Yaman di Semenanjung Arab untuk berperang melawan Arab Saudi.
 
Osama bin Laden sendiri diketahui dibunuh oleh pasukan khusus Amerika Serikat yang menggerebek kompleksnya di Pakistan pada tahun 2011. Hamza dianggap berada di bawah tahanan rumah di Iran pada saat itu, dan dokumen-dokumen yang ditemukan dari kompleks tersebut mengindikasikan bahwa para ajudan telah berusaha menyatukannya kembali dengan ayahnya. **

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya