Berita

Kim Jong Un dan Donald Trump/Net

Jaya Suprana

Korut Dan AS Di Vietnam

JUMAT, 01 MARET 2019 | 16:11 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SEMENTARA sesama warga Indonesia sedang saling hujat dan saling lapor ke polisi atau Bawaslu maka Korea Utara dan Amerika Serikat sedang menjalin perdamaian.

Kim Jong Un naik kereta api dari Pyongyang dan Donald Trump naik pesawat terbang dari Washington untuk berjumpa di Hanoi.

Mereka menempuh perjalanan jauh dari masing masing negeri ke ibukota Vietnam demi melanjutkan upaya menjalin perdamaian Korut-USA yang lestari berseteru sejak Perang Korea  meledak pada pertengahan abad  XX setelah usai Perang Dunia II yang memecah belah bangsa Korea.


Perdamaian Korut-USA diyakini akan berpengaruh positif terhadap perdamaian di planet bumi yang hanya satu-satunya di alam semesta ini.

Kenekadan

Donald Trump yang tersohor arogan berkenan menyetujui Vietnam sebagai lokasi pertemuan Korea Utara dan Amerika Serikat.  

Vietnam adalah mantan musuh bebuyutan Amerika Serikat yang berhasil mempermalukan AS yang gagal menaklukkan Vietnam sebagai negara jauh lebih kecil dan tidak memiliki teknologi alutista sedahsyat Amerika Serikat.

Maka dapat diyakini bahwa di dalam negeri sendiri, pasti Donald Trump memperoleh perlawanan dari berbagai pihak yang masih dendam terhadap Vietnam, maka sangat amat tidak suka bahwa Donald Trump merendahkan harga diri bangsa Amerika Serikat untuk menemui pemimpin Korea Utara yang dibenci banyak pihak di AS di ibukota Vietnam yang juga dibenci banyak pihak di AS.

Kenekadan Trump berangkat menemui Kim di Hanoi dianggap melecehkan harkat dan martabat bangsa Amerika Serikat secara berlapis ganda.

Panggung Politik

Namun tampaknya Donald Trump yang memang getol tampil di panggung media elektronik menganggap kesempatan jumpa Kim Jong Un di Hanoi justru merupakan panggung politik internasional potensial memuaskan syahwat egosentrisme plus narsisme dengan menyedot perhatian masyarakat dunia kepada dirinya sebagai tokoh pemimpin dunia yang (diharapkan) akan tercatat dengan tinta emas di lembaran sejarah dunia.

Perlawanan dari dalam negeri sendiri justru melangitkan kadar popularitas Trump yang nekad menemui pimpinan musuh bebuyutan Amerika Serikat masa kini di ibukota musuh bebuyutan Amerika Serikat masa lalu.

Namun apakah kenekadan Trump dating ke Hanoi akan dicatat dengan tinta emas atau tinta darah di lembaran sejarah peradaban umat manusia. Pada hakikatnya merupakan suatu pertaruhan yang hasilnya tergantung pada berhasil-tidaknya Trump menghadirkan kesepakatan perdamaian antara Korea Selatan dengan Amerika Serikat yang secara positif mau pun negatif potensial mempengaruhi suasana peta geopolitik perdamaian dunia pada abad XXI.[***]


Penulis mendambakan perdamaian di planet bumi ini


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya