Berita

Donald Trump dan Kim Jong Un di Metropole Hanoi/VNE

Global

Awali KTT Hari Kedua, Kim Jong Un: Banyak Yang Salah Memahami Situasi

KAMIS, 28 FEBRUARI 2019 | 09:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memulai pembicaraan pada hari kedua pertemuan puncak kedua mereka pagi ini (Kamis, 28/2).
 
Pertemuan antara Trump dan Kim berlangsung di Sofitel Legend Metropole Hanoi.
 
Dalam pertemuan di hadapan wartawan, Kim mengatakan bahwa pertemuan tercipta karena keputusan berani.
 

 
"Saya benar-benar percaya bahwa pertemuan yang sukses dan luar biasa yang kita lakukan hari ini adalah berkat keputusan berani, keputusan politik yang dicapai oleh tim Anda, Tuan Presiden," kata Kim kepada Trump.
 
Dia mengakui banyak rintangan selama upaya dialog dengan Amerika Serikat sejak tahun lalu.
 
"Jadi, selama 261 hari sejak kita terakhir bertemu, ada beberapa kesalahpahaman. Ada banyak mata dari dunia ini yang salah memahami situasi," sambungnya.
 
"Tetapi, bagaimanapun, kita telah mampu mengatasi semua hambatan, dan di sini kita hari ini setelah 261 hari, di Hanoi. Saya benar-benar percaya bahwa 261 hari itu adalah hari-hari yang lalu dan selama itu banyak upaya yang melelahkan diperlukan dan juga banyak kesabaran diperlukan," tambahnya.
 
"Tetapi di sinilah kita hari ini, duduk bersebelahan, dan itu memberi kita harapan bahwa kita akan berhasil seiring waktu. Dan saya akan benar-benar mencoba membuat itu bahagia," sambungnya seperti dimuat Al Jazeera. **

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya