Berita

Javad Zarif/Net

Global

Menlu Iran Javad Zarif Mendadak Mengundurkan Diri, Ada Apa?

SELASA, 26 FEBRUARI 2019 | 12:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif secara tiba-tiba mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun Instagram awal pekan ini.
 
"Saya meminta maaf kepada Anda untuk semua kekurangan, dalam beberapa tahun terakhir selama saya menjabat sebagai menteri luar negeri," tulisnya.
 
Saya berterima kasih kepada bangsa dan pejabat Iran," sambung Zarif di halaman Instagram miliknya.
 

 
Dia tidak mengungkapkan alasannya mengundurkan diri. Pengunduran dirinya itu baru akan resmi berlaku jika Presiden Iran Hassan Rouhani menerimanya.
 
Kantor berita IRNA yang dikelola pemerintah mengutip seorang juru bicara, Abbas Mousavi, yang membenarkan bahwa Zarif telah mengundurkan diri.
 
Zarif sendiri diangkat sebagai menteri luar negeri pada Agustus 2013.
 
Dua tahun kemudian, seperti Iran setuju untuk mengurangi program pengayaan uraniumnya dan berjanji untuk tidak mengembangkan senjata nuklir sebagai imbalan atas pencabutan sanksi internasional sebagai bagian dari perjanjian nuklir penting yang ditengahi dengan Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman, Rusia, Cina dan Uni Eropa.
 
Sebagai pendukung utama kesepakatan itu, Zarif sejak itu mendapat tekanan dari blok-blok kekuasaan garis keras di Republik Islam yang menentang perjanjian tersebut, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).
 
Kritik terhadap perjanjian tersebut menjadi semakin intens dalam beberapa bulan terakhir setelah keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Mei 2018 untuk menarik diri dari kesepakatan dan menerapkan kembali sanksi terhadap Teheran.
 
Zarif juga dikenal sebagai sosok yang lantang mengkritik Amerika Serikat dan Israel.[mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya