Berita

Sudirman Said/Net

Politik

Sudirman Said Hanya Ingin Publik Tahu Apa Yang Terjadi

JUMAT, 22 FEBRUARI 2019 | 16:37 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Langkah mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkap pertemuan rahasia Presiden Joko Widodo dan bos Freeport James Moffett tidak ada yang salah.

Sudirman Said yang kini menjadi pendukung rival Jokowi, Prabowo Subianto hanya ingin publik tahu apa yang sebenarnya terjadi di negeri ini. Terlebih, pertemuan yang diungkap Sudirman disebut-sebut sebagai cikal bakal perpanjangan izin PT Freeport Indonesia di Papua.

Begitu kata Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Handi Risza lewat pesan elektroniknya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (22/2).


“Kami pikir tidak ada yang salah dengan apa yang disampaikan oleh Pak Dirman. Pertama ini adalah hak publik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi menjelang keluarnya surat untuk Freeport tersebut,” ungkap Handi.

Politisi PKS ini menyatakan bahwa Sudirman Said hanya melakukan klarifikasi bahwa dirinya sebagai menteri ESDM saat itu dan berjalan atas perintah presiden.

“Pak Dirman jelas beliau diminta untuk menanggapi isi surat tersebut, dimana beliau disebut telah melampaui kewenangan dan memperlemah posisi Indonesia. Pak Dirman menjelaskan bahwa semuanya adalah perintah presiden,” bebernya.

Maka dari itu pihaknya berharap agar publik mulai cerdas terkait apa yang sudah disampaikan oleh Sudirman Said baik secara teknis tugas menteri maupun substansi pembicaraan presiden dengan Freeport.

“Jadi kalau publik mau menilai, silakan menilai siapa yang memerintahkan membuat surat tersebut,” pungkasnya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya