Berita

Diskusi 4 Pilar/RMOL

Politik

KPU Tidak Berdaulat Saat Gelar Debat Pilpres

JUMAT, 22 FEBRUARI 2019 | 15:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pelaksanaan debat pilpres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama stasiun TV swasta nasional menuai polemik.

Politisi PDIP Effendi Simbolon bahkan menyebut KPU tidak berdaulat dalam menggelar acara itu, meskipun dibiayai APBN. Ini lantaran dalam debat, waktu yang ada terpotong oleh iklan atau commercial break.

“Ini tidak berdaulat, karena kalau pemilu yang diselenggarakan KPU sepenuhnya dibiayai APBN kita. Tapi buktinya debat capres kita dibiayai swasta, oleh iklan, ada commercial break,” katanya dalam diskusi 4 Pilar MPR dengan bertajuk ‘Menuju Pemilu yang Berkualitas dan Berkualitas’ di komplek DPR, Jakarta, Jumat (22/2).


Effendi mengaku heran lantaran KPU mau diatur oleh TV swasta. Bahkan, sambungnya, gelaran debat capres menimbulkan kesan sebatas memenuhi kepentingan media sesaat.

“Akhirnya bahasa yang keluar untuk kepentingan media saja akhirnya, esensinya nggak ada. Sehingga capres pun tidak keluar gagasannya,” ungkap Effendi.

Jika dibiayai negara sepenuhnya, Anggota Komisi I DPR ini yakin debat capres bisa tidak dibatasi waktu. Hal itu tentu membuat rakyat semakin jelas mengetahui gagasan dan pemikiran para capresnya.

“Ini perhelatan periodisasi nasional kok bisa diselenggarakan swasta? Jadi kalau memang dikatakan berdaulat 100 persen tidak boleh itu, jadi harus dibiayai negara,” pungkasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya