Berita

Adi Prayitno/Net

Politik

Pengamat Lebih Khawatir Indonesia Masih Keluar Duit Saat Kontrak Freeport Habis

JUMAT, 22 FEBRUARI 2019 | 14:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Indonesia sudah merampungkan proses divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia.

Pengamat politik, Adi Prayitno mengatakan, rahasia tidaknya pertemuan Presiden Jokowi dengan bos Freeport McMoran Inc, James R. Moffet seperti dibocorkan mantan menteri Energi dan Sumber  Daya Mineral Sudirman Said, menjadi tidak penting diperdebatkan lagi.

Menurut dia, lebih baik memastikan pengelolaan saham Freeport hasil divestasi betul-betul menguntungkan negara.


"Ini barang sudah, jadi sudah diambil alih oleh bangsa kita. Jadi ke depan dipastikan bahwa yang 51 persen ini untungnya maksimal," ujar Adi di Media Center DPR, gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Jumat (22/2).

Namun juga, kata dia, perlu dipastikan bahwa aset mayoritas PTFI dimiliki Indonesia tanpa mengeluarkan satu rupiah pun saat kontrak perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu habis pada tahun 2021.

"Artinya otomatis kepemilikan saham kan dimiliki oleh Indonesia dan tidak harus membayar ganti rugi, itu harus dipastikan jangan hanya simpang siur," ucapnya, mewanti-wanti.[wid]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya