Berita

Handi Risza/RMOL

Politik

Jubir BPN: Menristekdikti, Silakan Anda Cuti Jika Ingin Kampanye 01

JUMAT, 22 FEBRUARI 2019 | 07:48 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengkritik Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir tidak mengajarkan pendidikan politik yang baik.

Pernyataan Nasir baru-baru di Bali seakan-akan menggiring menggiring opini  untuk memilih pasangan Jokowi-Maruf.

“Harusnya beliau memberikan contoh dan pendidikan politik yang baik bagi generasi muda khususnya mahasiswa. Tunjukkan kedewasaan dalam berpolitik,” ucap Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Handi Risza kepada Kantor Berita Politik RMOL.


Mohamad Nasir diduga melakukan kampanye terselubung pada acara Hari Kebangkitan Teknologi Nasional di Lapangan Renon, Denpasar, kemarin (Kamis, 21/2).

Di hadapan mahasiswa, Nasir mengajak agar menggunakan hak pilih alias jangan golput. Namun, seakan dia mengarahkan agar pilihan itu dijatuhkan kepada paslon 01.

Menurut Handi, Nasir telah menunjukkan ketidaknetralan pejabat publik dalam Pemilu.

"Kalau mau kampanye tidak ada masalah tapi tinggalkan atribut pemerintahan sebagai menteri, silakan Anda cuti dan tidak menggunakan fasilitas pemerintah yang melekat karena jabatan anda," tegasnya.

Meski tidak terang-terangan berkampanye, ia yakin para mahasiswa itu paham yang dimaksud Nasir.

“Tapi kami yakin mahasiswa kita tidak bodoh, mereka sudah bisa menentukan mana yang baik bagi masa depan mereka," pungkas caleg DPR dari PKS Dapil I Sumbar ini. [wid]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya