Berita

Mohamad Nasir/Net

Politik

Menristekdikti Kampanye Nomor Satu, Jubir BPN: Mereka Seenaknya Kangkangi Hukum

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 | 17:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menghadiri Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-24 di Lapangan Renon, Denpasar, Bali, Kamis 21 Februari 2019.

Dalam kesempatan itu, dia menyosialisasikan kepada mahasiswa agar jangan golput dalam Pemilu 2019 nanti, kemudian mengarahkan untuk pilih nomor satu jangan nomor dua.

Tindakan Nasir ini dianggap sebagai kampanye terselubung dari seorang pejabat negara.


Jubir BPN Prabowo Sandi, Andre Rosiade menilai bahwa tindakan itu semakin membuat demokrasi di Indonesia hancur.

"Cita-cita untuk pemilu jujur, adil, ini menjadi jauh. Pendukung petahana seenaknya mengangkangi hukum mentang-mentang mereka kebal hukum," kata Andre kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/2).

Menurut dia bukan hanya Nasir yang bertindak demikian tetapi ada banyak bupati, camat serta pejabat lainnya yang demikian.

"Lihat saja Bupati Cirebon, camat-camat di Makasar dan lainnya. Ini yang membuat pemilu kita semakin hancur," tegasnya.

Dalam peraturan perundangan dan aturan KPU sudah jelas menyebut bahwa ASN harus netral dalam pemilu.

Di hadapan mahasiswa di Lapangan Renon, Denpasar, Nasir mengajak agar memanfaatkan momentum politik Pemilu 2019 dengan baik. Dia mengimbau kepada seluruh peserta yang hadir untuk menyalurkan hak pilihnya jangan sampai golput.

"Silakan anda memilih dengan nurani saudara. Oleh karena itu, dalam hal ini jangan sampai dicoblos dua. Dicoblos dua, batal itu namanya. Dicoblos hanya satu saja. Satu saja, jangan coblos dua. Satu saja supaya benar," ujar menteri yang direkomendasikan PKB itu. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya