Berita

Pengukuhan LPP-PBNU/Net

Nusantara

Baru Dikukuhkan, LPP PBNU Akan Dorong Revolusi Tanah

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 | 09:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Lembaga Pengembangan Pertanian Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPP-PBNU) dikukuhkan di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu (20/2). Setelah dikukuhkan, LPP-PBNU langsung menggelar Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim).

Rakerpim perdana LPP-PBNU menghadirkan narasumber Prof Maksum Mahfoedz, Prof Rohmin Dahuri, Dr Marsudi Syuhud.

Ketua LPP-PBNU, Al Amin Nasution mengatakan, hasil rapat kerja akan memberikan masukan bagi pemberdayaan warga Nahdliyin dan umat secara luas mulai dari pemberdayaan hutan, lingkungan hidup, kelautan, energi hingga pertanian.


"Rekomendasi juga akan diserahkan ke pemerintah," ujar Al Amin Nasution.

Langkah-langkah untuk memformulisasikannya, LPP-PBNU akan melaksanakan rapat seluruh LPP-NU seluruh Indonesia, dengan tujuan untuk mensingkronkan produk-produk lokal, persoalan pupuk petani, akses pasar yang masih menjadi kendala serta juga akan segera merilis aplikasi agro.

"Jadi setelah menyerap masukan dari narasumber dan mendengerkan arahan Ketua Umum PBNU, kami segera akan merumuskan hasil-hasil rapat kerja ini. Kami ssampaikan nanti ada rekomendasi internal dan rekomendasi kita untuk pemerintah," sambungnya.

LPP PBNU juga akan mendorong revolusi tanah, bagaimana tanah itu menjadi subur, untuk hasil produksi yang lebih meningkat.

Selanjutnya LPP-PBNU akan memberikan rekonendasi kepada pemerintah terkait lingkungan hidup, banyaknya pabrik-pabrik yang menyebabkan limbah, kebakaran hutan dan lainnya, maka perlu adanya sertifikasi lingkungan pada perusahaan yang berkaitan.

"Kami akan mengajukan rekomendasi pada pemerintah, tanah dan sumber pertanian kita harus lindungi, perusahaan-perusahan harus disertifikasi dalam menanggulangi kebakaran hutan, menanggulangi limbah dan menanggulangi zat-zat berbahaya," ungkap Al Amin Nasution.

Dan kedepan LPP PBNU akan membangun pabrik-pabrik kecil untuk pupuk hayati yang dikonsentrasikan di seputar pesantren agar bisa bermanfaat di lingkungan sekitar. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya