Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Rakyat Untuk Infrastruktur Di Masa Jokowi

RABU, 20 FEBRUARI 2019 | 11:49 WIB | LAPORAN:

Ekonom senior, Rizal Ramli mengapresiasi capaian yang ditorehkan petahana Joko Widodo di bidang infrastruktur.

Namun di satu sisi, menurut Rizal, pertanyaan sang penantang, Prabowo Subiato dalam debat kedua Pilpres, Minggu (17/2) lalu, sebetulnya sangat masuk akal. Infrastruktur untuk rakyat atau sebaliknya?

"Sebagai contoh, jalan tol ternyata menurut data menteri PU rugi sekitar Rp 390 miliar per tahun, Rp 1 miliar per hari," ujar Rizal dalam program diskusi TV One, Indonesia Lawyer Club, Selasa malam (19/2).


Rizal tak menampik argumentasi Jokowi bahwa memang butuh waktu membuat warga beralih ke tol baru.

"Tapi ngomong perlu 10 tahun, 20 tahun bayangkan saja 10 tahun kalikan 360 hari kali Rp 1 miliar rakyat yang harus subsidi," ujar Rizal.

Sama halnya proyek LRT di Palembang yang harus disubsidi pemerintah Rp 9 miliar per bulan.

"Kalau masih menunggu 10 tahun bayangkan subsidi. Jadi bukan infrastruktur untuk rakyat, betul-betul ini rakyat untuk infrastruktur," kritik Rizal.

Rizal cenderung melihat akar masalahnya pada planning function atau fungsi perencanaan nasional yang tidak berjalan. Semestinya fungsi ini dikembalikan ke Bappenas, terutama yang long term atau pembangunan jangka panjang.

"Negara kita adalah mix economy di mana planning function itu harus ada. Itulah kenapa Malaysia maju, sebagian Eropa maju, China maju karena planning function. Itu digabungkan ke Departemen Keuangan. Nanti harus kita pisahkan, kembali ke Bappenas," jelas menteri koordinator perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid ini. [wid]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya