Berita

Gedung KPU/Net

Politik

KPU Bersama TKN Dan BPN Terus Perbaiki Kualitas Debat

RABU, 20 FEBRUARI 2019 | 11:38 WIB | LAPORAN:

. Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka kemungkinan membuat format baru pada debat-debat Pilpres selanjutnya. Kemungkinan ini terbuka lebar untuk memperbaiki kualitas debat.

Hari ini KPU sedang melakukan evaluasi debat Pilpres kedua, sekaligus mempersiapkan debat berikutnya bersama Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

"Jadi rapat hari ini KPU melakukan evaluasi terhadap debat yang kedua sekaligus kita mempersiapkan debat yang berikutnya," kata Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/2).


Wahyu menjelaskan, yang akan mereka evaluasi adalah semua bagian dan prosedur dari debat. Hal itu agar debat berikutnya dapat berjalan dengan lebih baik.

"Sehingga kedepan akan ada perbaikan-perbaikan dan dimungkinkan ada format dan mekanisme debat yang baru," pungkasnya.

Debat ketiga Pilpres nanti hanya akan diikuti oleh dua calon wakil presiden Maruf vs Sandi. Debat yang akan berlangsung pada 17 Maret 2019 di Hotel Sultan Jakarta akan membahas tentang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan sosial kebudayaan. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya