Berita

Anggota Komisi II DPR RI, Yandri Susanto/RMOL

Politik

Tukang Janji, Perangkat Desa Tidak Perlu Percaya Dengan Jokowi

RABU, 20 FEBRUARI 2019 | 10:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Perangkat desa tidak seharusnya serta merta percaya dengan janji Presiden Joko Widodo soal penyetaraan gaji perangkat desa dengan PNS golongan IIA.

"Kalau dari omongan Pak Jokowi seharusnya memang perangkat desa tidak perlu percaya," ujar Anggota Komisi II DPR RI, Yandri Susanto di Kantor DPP PAN, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (20/2).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai apa yang dikatakan Jokowi kepada perangkat desa tidak lebih dari PHP (pemberian harapan palsu).


Menurutnya, untuk merealisasikan janji Jokowi itu perlu dibuat dan penyelarasan terhadap beberapa aturan. Terutama soal Anggatan Belanja dan Pendapatan Negara (APBN).

"Dari sisi aturannya kan belum dibuat, kemudian apakah dari APBN tersedia nggak dananya? Jadi kalau Pak Jokowi asal menyampaikan janji itu, ya biasa lah Pak Jokowi memang tukang janji," ungkapnya.

Baca: Ditagih Janji Perangkat Desa, Jokowi Berikan Dua Keputusan Penting

Meski begitu, Yandri berharap seluruh perangkat desa dapat terus bekerja melayani masyarakat sekalipun janji Jokowi tidak pernah terealisasi.

"Kita juga berharap kalau ini tidak terealisir, perangkat desa tetap semangat bekerja," tutupnya. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya