Berita

Jaya Suprana

Urip Prasojo Lan Sakmadyo

RABU, 20 FEBRUARI 2019 | 07:53 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

NASKAH Pembangunan Berkelanjutan Masyarakat Baduy yang dimuat RMOL edisi 19 Februari 2019 berkelanjutan memperoleh tanggapan serba positif dan konstruktif dari berbagai pihak dengan berbagai aspek pandang mulai dari politik pembangunan, wisata budaya, ekonomi, ekologi, antropologi, kearifan lokal sampai filsafat semesta.

Urip Prasojo Lan Sakmadyo


Mahaguru Kejawen saya merangkap mahadesainer yang mendesain cover buku-buku tulisan saya, Bambang Waluyo tidak ketinggalan bermurah hati menyampaikan tanggapan yang saya copas pada naskah sederhana ini sebagai berikut:


Sugeng sonten Pak Jaya, Masyarakat Baduy, menurut saya, mengamalkan filosofi “ Urip Prasojo lan Sakmadyo”, atau "Hidup Sederhana dan Secukupnya".
Tidak berlebihan, tidak rakus, sesuai kebutuhan dasar saja, serta menghormati alam dengan menjaga kelestariannya agar bisa diwariskan bagi generasi berikutnya.  Salam hormat, Bambang Waluyo.

Mahakarya Pemikiran


Secara arif dan halus, Bambang Waluyo menyentuh lubuk sanubari serta nurani saya demi makin menggelorakan semangat kebanggaan nasional dan mempermantap keyakinan saya bahwa mahakarya pemikiran bangsa Indonesia memiliki kandungan makna adiluhur yang setara dalam harkat dan martabat serta maksud dan tujuan dengan mahakarya pemikiran bangsa Persia, Asiria, Babilonia, Aztek,  Inka, Maya, Nubia, Ethiopia, Mesir, Nabatea, Yahudi, Arab, China, India, Yunani, Romawi dan bangsa mana pun di planet bumi masa lalu, masa kini dan masa depan.

Pada hakikatnya apa yang disebut sebagai filsafat sebagai mahakarya pemikiran para mahapemikir bukan saling mengendala namun justru saling melengkapi satu dengan lain-lainnya demi bersama mendukung perjuangan peradaban umat manusia untuk senantiasa menjadi yang lebih baik. [***]


Penulis adalah Pembelajar Filsafat Nusantara serta Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya