Berita

Capres Prabowo Subianto bersama kiai se-Jawa/Net

Politik

Di Hadapan Kiai Se-Jawa, Prabowo Janji Wujudkan Swasembada Pangan

RABU, 20 FEBRUARI 2019 | 02:47 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali menyampaikan komitmennya mewujudkan swasembada pangan di Indonesia.

Komitmen tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri silaturahmi ulama dan kiai se-Jawa di Pondok Pesantren Thoriqoh Syathoriyyah An-nahdliyyah, Tambak Deres, Surabaya, Selasa (19/2).

Prabowo mengatakan bahwa Indonesia tengah menghadapi situasi krisis. Banyak kekayaan yang dimiliki Indonesia tidak tinggal di dalam negeri. Kondisi demikan kemudian membuat rakyat menjadi tidak sejahtera.


Ketika mendapatkan mandat dari rakyat untuk menjadi presiden periode 2019-2024, Prabowo berjanji untuk mengubah keadaan tersebut.

"Saya dengan putera-puteri terbaik Indonesia, kita yakin kita bisa mengubah negara ini menjadi lebih baik. Kami akan membuat Indonesia swasembada pangan, swasembada bahan bakar, swasembada air. Listrik kita akan turunkan harganya," jelasnya.

Tak hanya bicara swasembada pangan, Prabowo juga memiliki program untuk menyejahterakan petani, nelayan, petambak hingga peternak. Ketua umum Partai Gerindra itu juga memastikan akan menjaga stabilitas harga pangan sehingga terjangkau oleh masyarakat.

"Rakyat kita harus bisa makan daging, makan telur, dengan harga terjangkau. Saya sudah pelajari mengelola negara dan menurunkan harga-harga makanan pokok untuk rakyat kita. Dan kita juga akan tingkatkan penghasilan petani kita," papar Prabowo.

Dia pun berdoa agar Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kebaikan serta perlindungan, keselamatan dan kemenangan untuk seluruh rakyat Indonesia

"Terima kasih saudara saudara sekalian, ini adalah kota pahlawan, Surabaya adalah lambang pertahanan nasional kemerdekaan bangsa Indonesia. Marilah kita kembali merebut kemerdekaan bangsa Indonesia, terima kasih selamat berjuang," pesan Prabowo. [wah]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya