Berita

Politik

PA 212: Jangan Ikuti Ulama Yang Dipuji Musuh

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 | 21:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Umat Islam diminta untuk tidak mengikuti para ulama yang selalu mendapat pujian dari musuh agama.

Seruan itu disampaikan langsung Sekjen Persaudaraan Alumni 212 Bernard Abdul Jabbar dalam diskusi publik bertajuk ‘Politisasi Agama Di Era Jokowi’ di Seknas Prabowo-Sandi, Jakarta, Selasa (19/2).

“Ikutilah kalian pada ulama-ulama yang insyaallah dimusuhi negara dan oleh musuh-musuh agama. Jangan ikuti ulama-ulama yang selalu dapat pujian dari musuh,” kata Bernard.


Kendati demikian, Bernard yang seorang mualaf itu tidak menyebut siapa ulama dan musuh agama yang dimaksudnya. Dia hanya mengutip pesan Imam Syafii bahwa ulama yang dekat dengan kekuasaan mendekati fitnah kubro.

“Jangan ulama dekat-dekat dengan kekuasaan, itu mendekati fitnah kubro. Itu pesan Imam Syafii,” tegasnya.

Menurut dia, dalam zaman yang dipenuhi oleh kezaliman saat ini sudah sepatutnya ulama hanya takut kepada Allah, bukan tunduk kepada penguasa.

“Islam agama yang luar biasa dari semua aspek kebaikan. Kalau ada ulama yang ikut-ikut kekuasaan maka dia akan hancur. Ulama itu nggak takut pada siapapun apalagi kekuasaan kecuali kepada Allah,” pungkasnya. [ian]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya