Berita

Lieus Sungkharisma/Net

Politik

Ledakan Saat Debat Bukti Pengamanan Calon Presiden Lemah

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 | 21:41 WIB | LAPORAN:

Insiden ledakan yang terjadi di area Parkir Timur Senayan saat debat kedua Pilpres 2019 berlangsung pada Minggu (17/2) disesalkan.

Koordinator Forum Rakyat Lieus Sungkharisma menilai bahwa ledakan ini menunjukkan adanya kelemahan kinerja intelijen dan aparat keamanan dalam mengamankan presiden dan calon presiden. Sebab, ledakan tidak hanya dekat dengan area nobar debat, tapi juga dekat dengan Hotel Sultan yang menjadi tempat debat pilpres berlangsung.

“Bayangkan, saat dua calon presiden sedang memaparkan visi misinya dan menyampaikan pandangannya tentang masa depan Indonesia, tiba-tiba terjadi ledakan tak jauh dari lokasi dimana debat kedua calon presiden itu berlangsung,” ujar Lieus dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/2).


“Ngeri membayangkan kalau saja ledakan itu ternyata bom dan meledak di lokasi debat,” sambungnya.

Padahal, tambah Lieus, sepengetahuannya, dalam setiap kegiatan yang dihadiri presiden atau calon presiden, biasanya dalam radius sekian ratus meter dari lokasi sudah disterilkan.

“Tidak bisa sembarang orang mendekat ke lokasi dimana presiden atau kepala negara berada,” terangnya.

Sekalipun Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Purnomo menyebut ledakan itu bersumber dari petasan, hal itu tetap tidak bisa dibenarkan.

“Apalagi kabarnya ada korban yang sempat dilarikan ke rumah sakit. Jadi ngeri aja membayangkan kalau tiba-tiba ada sniper atau orang yang sengaja meledakkan bom,” ujarnya

Belajar dari kasus ledakan di debat kedua itu, untuk debat berikutnya Lieus meminta agar areal di sekitar lokasi debat benar-benar disterilkan.

“Aparat keamanan harus bekerja ekstra keras. Sebab, apapun alasannya, pengamanan ini penting demi calon presiden kita. Jangan sampai setelah terjadi baru kita saling menyalahkan,” katanya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya