Berita

Politisi senior PKS Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

HNW: Debat Tanpa Penonton Ibarat Sayur Tanpa Garam

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 | 17:32 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Berbagai masukan ke KPU mengalir deras terkait ulah para pendukung yang membuat gaduh suasana debat capres untuk tidak lagi menyertakan penonton pada debat berikut.

Politisi senior PKS Hidayat Nur Wahid menganggap justru tidak mungkin debat tanpa pendukung atau penonton.

"Jadi menurut saya, ketimbang KPU mewacanakan ada debat tanpa penonton atau tanpa pendukung, menurut saya juga aneh kalau debat tanpa penonton dan tanpa pendukung, itu akan menjadi ibarat nasi tanpa sayur atau ibarat sayur tanpa garam," kata HNW saat ditemui di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta, Selasa (19/2).


Sambung Wakil Ketua MPR itu, yang harus dilakukan oleh KPU ada menyetirilisasi para pendukung tersebut. Sudah sepatutnya pendukung di arena debat tidak boleh membawa atribut atau alat peraga kampanye lainnya.

"Karenanya kalau KPU juga melakukan dalam tanda kutip semacam sterilisasi kepada para peserta debat untuk memastikan kalau mereka datang ke panggung itu memang tidak ada sesuatu yang dikhawatirkan yang kemudian melahirkan kontroversi," terangnya.

BPN Prabowo-Sandi sebelumnya juga mengeluhkan para pendukung Jokowi yang hadir dengan membawa alat peraga kampanye. Pasalnya dalam aturan KPU hal itu sudah menjadi larangan saat debat.

"Kalau yang diperbolehkan adalah catatan, diperbolehkan membawa buku, ya buku saja yang dibawa. Jangan kemudian malah menghadirkan sesuatu yang jadi kontroversi," pungkas HNW. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya