Berita

Ketua Komnas HAM Taufan Damanik/RMOL

Politik

Komnas HAM Akan Tagih Komitmen Capres Terkait Pemenuhan HAM

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 | 16:05 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengingatkan kepada pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin terkait delapan rekomendasi.

"Ini kami ingatkan delapan rekomendasi Komnas HAM, tolong kita pengen tahu perkembangannya sudah sejauh mana," kata Ketua Komnas HAM Taufan Damanik saat acara "Bedah Visi Misi Paslon Nomor Urut 01" di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (19/2).

Kedelapan rekomendasi itu adalah; Komnas HAM memastikan Jaksa Agung menindaklanjuti berkas penyelidikan kasus pelanggaran HAM; menyelesaikan kasus melalui Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR); pemastikan konsistensi pelaksanaan reforma agraria di Indonesia.


Selanjutnya, pelaksanaan reforma agraria harus di bawah kendali presiden langsung; mengevaluasi kebijakan yang bertentangan dengan HAM; mengatur hak beragama dan berkeyakinan; menerbitkan Keppres kepatuhan pelaksanaan rekomendasi Komnas HAM; dan mendukung dan memperkuat kelembagaan dan keamanan Komnas HAM.

Komnas HAM, lanjut Taufan, akan menagih komitmen masing-masing paslon terkait pemenuhan hak asasi manusia.

"Komnas HAM akan memberikan penilaian kepada keduanya. Tentu saja kita menghindarkan sikap yang berpihak. Karena Komnas HAM tidak boleh berpihak," kata Taufan.

Hari ini, paslon nomor urut 01 Jokowi-Maruf yang diwakili oleh Wakil Ketua TKN Arsul Sani menghadiri Bedah Visi Misi Paslon Nomor Urut 01 Komnas HAM. Adapun besok, akan dilanjut oleh paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya