Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Sekjen PDIP: Debat Sudah Sesuai Rule Of The Game, Buat Apa Lapor Ke Bawaslu

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 | 15:58 WIB | LAPORAN:

Gelaran debat kedua Pilpres 2019 yang mempertemukan calon presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto telah berjalan sesuai dengan aturan berlaku.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Hasto Kristiyanto menilai semua calon juga telah mengikuti aturan main yang diterapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sehingga, sambungnya, pendukung tidak perlu membawa konten debat ini ke pengaduan Bawaslu.

"Ya sebenarnya kan debat ini sudah diatur ada rules of the game-nya, itu sudah ditaati bersama ada penyelenggara pemilu, ada pengawas dari penyelenggara pemilu itu sendiri, ada penegak dewan etik dari seluruh penyelanggara pemilu, sehingga by sistem, by design kita sudah sangat baik. Sehingga kita harus trust,” ungkap Hasto.


Sekjen PDIP itu pun meminta para pendukung calon presiden untuk menggunakan kedewasaan masing-masing agar kualitas demokrasi meningkat. Sehingga, upaya pelaporan terhadap Bawaslu tidak perlu dilakukan.

"Mari kedewasaan dari tim kampanye kemudian juga dari supporter-nya itu akan ikut menentukan kualitas demokrasi itu sendiri. Jadi sebaiknya buat apa upaya lapor melaporkan, Pak Jokowi memberikan guidance bahwa debat itu kontestasi gagasan," tuturnya.

Lebih lanjut, Hasto menyindir bahwa laporan kepada Jokowi tidak semestinya dilayangkan hanya karena Prabowo Subianto tidak mampu menjelaskan terkait pengembangan unicorn di Indonesia.

"Jadi jangan kemudian muncul politik kambing hitam. Itu masalah manajemen, masalah persiapan, masalah pengalaman, masalah rekam jejak," tandasnya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya