Berita

Prabowo Subianto/Red

Politik

Klarifikasi Tentang Berita Statement Terakhir Prabowo Epic Dan Patriotik

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 | 11:50 WIB

Yayasan Madani Berkelanjutan memberilkan klarifikasi atas berita yang dimuat redaksi kemarin (Selasa, 18/2) berjudul “Statement Terakhir Prabowo  Epic Dan Patriotik”.

Berita itu diangkat dari pernyataan yang disampaikan Manajer Pengelolaan Pengetahuan Yayasan Madani Berkelanjutan dalam Diskusi Media bertema “Rekap Debat Pilpres Kedua dan Apa yang Harus Dilakukan oleh Presiden Terpilih untuk Memperkuat Komitmen Iklim Indonesia” Kinosaurus, Jl. Kemang Raya No.8B, Jakarta Selatan, Senin (18/2).

Menurut Yayasan Madani Berkelanjutan judul berita itu merugikan karena memberi kesan bahwa pihak Yayasan mendukung Prabowo Subianto.


Berikut adalah kutipan dari klarifikasi Yayasan Madani Berkelanjutan:

Dengan hormat,

Sehubungan dengan pemberitaan di portal RMOL pada Senin, 18 Februari 2019 jam 15.17 yang berjudul “Statement Terakhir Prabowo Epic Dan Patriotik” yang ditulis oleh Herawatmo dengan narasi berikut:

Pernyataan Prabowo yang menjelaskan kepemilikan lahannya berstatus Hak Guna Usaha dan suatu waktu bisa diambil kembali, dianggap epic dan mencerminkan sikap patriotik.

Hal tersebut dinyatakan Anggalia Putri, Manajer Pengelolaan Pengetahuan Yayasan Madani Berkelanjutan dalam Diskusi Media “Rekap Debat Pilpres Kedua dan Apa yang Harus Dilakukan oleh Presiden Terpilih untuk Memperkuat Komitmen Iklim Indonesia” Kinosaurus, Jl. Kemang Raya No.8B, Jakarta Selatan, Senin (18/2).

“(Kata Prabowo) Saya rela lahan saya diambil kalau memang itu untuk negara karena saya nasionalis. Itu Epic banget, itu patriotic,” tegasnya sambil menirukan perkataan Prabowo.

Perlu kami tegaskan bahwa yang disampaikan Saudari Anggalia Putri sama sekali bukan dalam konteks  menyebutkan bahwa apa yang disampaikan oleh Prabowo adalah epic dan patriotik, melainkan bahwa Prabowo dalam debatnya cenderung mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang terkesan nasionalis dan patriotik namun miskin elaborasi langkah-langkah kongkrit ataupun strategi untuk mencapai janji-janji yang disampaikan.

Dalam diskusi, moderator menegaskan bahwa Yayasan Madani Berkelanjutan tidak bersikap untuk mendukung salah satu calon. Dan statemen Yayasan Madani Berkelanjutan adalah bentuk kritik membangun untuk kedua calon presiden.

Pemberitaan yang ditulis oleh wartawan RMOL merugikan Yayasan Madani Berkelanjutan karena merepresentasikan bahwa Yayasan Madani Berkelanjutan mendukung salah satu calon.

Untuk itu kami kami meminta agar RMOL memuat klarifikasi yang kami sampaikan melalui surat ini.

Demikian klarifikasi dari kami.[***]

Luluk Uliyah
Senior Media Communication Officer

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya