Berita

DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Selama Jokowi Berkuasa, Tidak Ada Reformasi Agraria

MINGGU, 17 FEBRUARI 2019 | 23:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Debat kedua calon presiden yang baru berlalu sempat memanas terutama pada isu agraria. Prabowo Subianto menyampaikan kritik atas pembagian sertifikat tanah yang dilakukan Joko Widodo selama ini.

Menanggapi hal itu, Jokowi mengatakan, dapat memahami keberatan Prabowo karena Prabowo memiliki ratusan ribu hektar tanah di berbagai tempat.

Di akhir debat, saat memberikan pernyataan penutup, Prabowo memberikan klarifikasi atas tudingan Jokowi.


Kata Prabowo, ribuan hektar tanah itu tidak diberikan negara kepadanya untuk dimiliki. Prabowo mengatakan, dia hanya memiliki Hak Guna Usaha (HGU). Artinya, bila negara meminta, dia akan mengembalikan kepada negara.

Mengomentari soal ini, ekonom senior DR. Rizal Ramli mengatakan dirinya dapat memahami jawaban Prabowo.

“Pembagian sertifikat tanah untuk rakyat yang sudah punya tanah adalah untuk melegalkan status tanah,” kata Rizal Ramli.

Sementara program kehutanan sosial hanya memberikan hak pakai kepada rakyat. Artinya, rakyat tidak memiliki tanah tersebut.

“Jadi, selama Jokowi berkuasa tidak ada reformasi agraria. Reformasi agraria bermakna redistribusi tanah,” demikian Rizal. [dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya