Berita

Hasto Kristiyanto-Michael Umbas/Net

Politik

TKN Jokowi-Maruf Tidak Menganggap Remeh Lawan

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 | 18:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dewan Pimpinan Pusat Arus Bawah Jokowi (ABJ) kembali menggelar pembekalan tim door to door di DKI Jakarta. Kali ini, kegiatan berlangsung di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Koja, Jakarta Utara, Kamis (14/2).

Pada acara itu, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Hasto Kristiyanto mengukuhkan tim door to door relawan ABJ Jakarta Utara. Hasto menargetkan paslon 01 menang mutlak di wilayah Jakarta Utara. Semua harus siap bekerja penuh.

Sekjen PDIP itu mengungkapkan, secara prinsip Jokowi-Maruf dapat dikatakan mendapat simpati rakyat. Artinya, kemenangan pada Pilpres 2019 sudah di depan mata.


"Namun, bukan berarti lantas elemen-elemen pendukung Jokowi-Amin menganggap remeh lawan," ujar Hasto.

Sementara itu, Ketua Umum DPP ABJ, Michael Umbas mengatakan, khusus kegiatan di Jakarta Utara, turut dihadiri beberapa ulama yakni KH. Ahmad Bahron, KH. Miftahul Falah, KH. Mukhlis Fadhil, Ustad Agus Alkhon, Ustad Miftahhudin.

"Kami sangat mengapresiasi serta menaruh rasa hormat, karena para ulama siap bersatu memenangkan Pak Jokowi bersama Pak Kiai Maruf Amin pada Pilpres 2019," ucap dia dalam keterangan tertulis.

Jelas Michael Umbas, Jokowi selalu sampaikan bahwa sejarah telah mencatat peranan penting ulama dan santri pada masa perjuangan kemerdekaan serta dalam menjaga keutuhan NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Pak Kiai Maruf Amin juga pernah menyebut perhatian Pak Jokowi kepada ulama begitu luar biasa," tutupnya.

Pembekalan di GOR Koja, Jakarta Utara merupakan lanjutan dari kegiatan yang dilakukan oleh DPP ABJ di Jakarta. Fokusnya pada pembentukan tim yang bekerja door to door, langsung ke bawah, menemui rakyat, bertatap muka dan berinteraksi;

Pada 31 Januari 2019, konsolidasi dan pembekalan dilaksanakan di Gedung Gorga, Jakarta Barat. Sementara pada 7 Februari 2019, acara serupa juga sudah digelar di GOR Cakung, Jakarta Timur. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya