Berita

M. Muhtadin Sablili/Net

Merasa Keadaan Semakin Timpang, Sabili Akan Perjuangkan Kesejahteraan Rakyat Banten

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 | 16:48 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Setelah 73 tahun Indonesia merdeka masih belum mampu mewujudkan Kesejahteraan dan Keadilan sosial di tengah masyarakat Indonesia.

Kemerdekaan Indonesia yang telah diraih dengan begitu banyak perjuangan dan pengorbanan dari para pendahulu itu hingga kini terasa jalan di tempat dan menjauh dari tujuan dan cita-cita awal pembentukan Indonesia.

Itulah yang menjadi titik awal niat M. Muhtadin Sabili untuk masuk dan menjagokan diri dalam kontestasi politik di gedung parlemen, di Senayan.


Lelaki yang akrab disapa Bili ini tercatat sebagai calon legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Perindo daerah pemilihan Banten 2 yang meliputi Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon.

Menurut Bili, sepanjang ini, dia telah menyerap aspirasi dari masyarakat Banten dan berniat untuk konsisten memperjuangkan di parlemen.

“Di antaranya perlindungan bagi masyarakat dalam melahirkan kebijakan publik yang mendorong pada pengentasan kemiskinan dan program ekonomi yang berpihak untuk menyejahterakan masyarakat khususnya Banten,” tegas Bili kepada redaksi, Kamis (14/2).

Misi itu, sambung Bili, merupakan niat perjuangan dirinya yang berlatar aktivis dan juga pengusaha muda di bidang properti.

Selain itu, Bili yang juga merupakan seorang aktivis dan pengusaha properti itu juga  fokus menyoroti kesenjangan ekonomi antara golongan kaya dan miskin yang semakin lebar.  
       
“Saya sebagai pengusaha juga merasakan ketimpangan yang semakin lebar serta kesempatan anak bangsa dalam mengelola potensi sumber daya alamnya semakin mengecil, karena penguasaan atas lahan dan sumber ekonomi bangsa ini tidak lagi dikuasai oleh negara dan rakyat Indonesia umumnya,” kata Bili yang juga  Ketua Umum Pemuda Muslimin Indonesia. [hta]
















 

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya