Berita

Brahman Setyo/Net

Bisnis

Tahun Ini, Target Rp 20 Miliar Kembali Ke Rekening LPDB

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 | 13:51 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menargetkan dana yang dialihkan mencapai Rp 20 miliar kembali ke rekening LPDB dari rekening penampungan atas nama koperasi pada tahun 2019 ini.

Hingga awal Februari 2019, LPDB-KUMKM telah meraih peralihan dana mencapai Rp 900 miliaran dari potensi dana Rp 1,2 triliun.

Dana tersebut merupakan dana bergulir program Kementerian Koperasi dan UKM melalui kedeputian yang disalurkan dari tahun 2000-2007. Dana tersebut bukanlah dana hibah, sehingga harus dikembalikan ke LPDB sebagai lembaga pengelola dana bergulir.


Menurut Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 99/2008 tentang pedoman Pengelolaan Dana Bergulir, maka dana tersebut digunakan lagi untuk permodalan LPDB.

Dana yang telah disalurkan mencapai Rp 1,2 triliun pada periode 2000-2007.

"Tiap tahunnya ada target Rp 20 miliar bisa dialihkan kembali ke LPDB. Tahun 2019 pun kita targetkan hampir sama di kisaran Rp 20 miliar, bahkan di tahun 2018 lalu sudah melebihi target dan mencapai Rp 23,01 miliar atau sebesar 115 persen," papar Braman di sela-sela acara Rapat Koordinasi Pengalihan Dana Bergulir Tahun 2019 di Cirebon, Jawa Barat, kemarin.

Di Jawa Barat sendiri, sambung Braman, tercatat dana yang sudah dialihkan mencapai Rp 22,7 miliar atau 11 persen dari total plafon yang beredar di Jabar sebanyak Rp 204 miliar per 8 Februari 2019.

Dari jumlah tersebut, dana bergulir di delapan kabupaten/kota peserta mencapai Rp 71,9 miliar. Sedangkan yang sudah dialihkan ke rekening LPDB sebesar Rp 4,9 miliar atau sekitar 7 persen periode yang sama.

LPDB-KUMKM menargetkan peralihan dana lebih dari Rp 2,5 miliar dari 40 koperasi yang diundang dalam acara itu.

Ia juga tak henti-hentinya mendorong dinas-dinas koperasi di kabupaten/kota agar lebih aktif memberikan informasi khusus kepada koperasi yang mendapat dana bergulir di periode 2000-2007 agar dikembalikan.

"Terutama dinas dan perbankan, juga dapat membantu proses pengalihan dana yang masih di rekening penampungan atas nama koperasi ke rekening LPDB. Jadi koperasi yang sudah lunas dan masih berjalan dengan baik dapat kembali mengakses pembiayaan LPDB-KUMKM tentunya dengan bunga yang sangat murah," terang Braman seperti dilansir dari rilis LPDB-KUMKM.

Tahun ini, LPDB menargetkan penyaluran dana bergulir hingga Rp 1,5 triliun. Target ini naik dari tahun sebelumnya mencapai Rp 1,2 triliun, di mana sekitar 80 persen di antaranya telah disetujui dan siap dicairkan tahun ini.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM kota Cirebon Yati Rohayati menyampaikan potensi koperasi usaha produk unggulan di wilayahnya mulai dari kain batik, makanan minuman hingga wisata lainnya sangat besar untuk dikembangkan melalui kemudahan akses permodalan dari LPDB. [wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Koops TNI Papua Gelar Baksos di Panti Asuhan Santa Susana Mimika

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:09

Mahfud MD Usul Fraksi DPR Dibikin Dua Blok

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:00

Wakapolri Ingin Setiap Kebijakan Polri Bisa Dipertanggungjawabkan secara Ilmiah

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:33

Jimly Asshiddiqie Usul Masa Jabatan KPU seperti MK

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:20

Iran Menolak Tunduk kepada Trump

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:09

Inilah 11 Pimpinan Baru Baznas

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:40

Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:25

Setara Institute Catat 221 Pelanggaran KBB Sepanjang 2025

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:15

Operasional TPST Bantargebang Ditargetkan Pulih dalam Sepekan

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:01

Pramono-Rano Berhasil Tuntaskan PR Pemimpin Terdahulu

Selasa, 10 Maret 2026 | 23:29

Selengkapnya