Berita

Jokowi-Maruf Amin/Net

Politik

PILPRES 2019

Jaket Merah Ahok, Jokowi Untung Atau Buntung

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 | 10:13 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi kenakan jaket merah identik dengan simbol Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Hal itu Ahok tunjukkan saat berkunjung ke kantor DPD PDIP Bali, Jumat (8/10) lalu.

Tak hanya itu, Ahok pun menunjukkan kartu tanda anggota PDI ke khalayak memastikan dirinya telah resmi jadi kader partai berlambang banteng moncong putih ini.

Dua hari pascabebas sebagai narapidana penista agama, Ahok mendaftarkan diri ke DPD PDIP DKI Jakarta sebagai kader partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini. Ahok aktif sebagai kader partai banteng moncong putih per 26 Januari 2019. Hal itu dibenarkan oleh staf Ahok, Ima Mahdiah.


Padahal jauh sebelum bebas Djarot Syaiful Hidayat yang juga kolega politik Ahok membocorkan bahwa kawan dekatnya tersebut bakal separtai dengan dirinya.

Kini, setelah bergabung dengan PDIP, Ahok dikaitkan dengan isu pergantian Maruf Amin. Pasalnya, dalam peta politik Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, PDIP mengusung petahana Joko Widodo dan Maruf Amin bakal melawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.  

Jika isu itu benar terjadi dipastikan Jokowi akan buntung. Sebab, kehadiran Ahok di PDIP sedikit banyak mempengaruhi elektoral Jokowi-Maruf menjelang Pilpres 2019.

"Kalau benar, ya Jokowi akan kalah. Walaupun Ahok sudah menjadi warga negara biasa dan berhak untuk berpolitik, namun Ahok itu masih punya label penista agama. Umat Islam tak akan mendukungnya," jelas pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (12/2).

Sementara itu, Wakil Sekjen Partai Demokrat, Renanda Bachtar mengatakan Jokowi bakal diuntungkan dengan kehadiran Ahok, sebab pendukung loyalis Ahok perlu diperhitungkan secara pasar politik khususnya elektoral.

"Soal 'pasar' Ahok saya rasa dia punya fans tersendiri. Khususnya pastinya dari kelompok keturunan tionghoa dan non muslim," jelas Renanda.

Hanya saja, Renanda meyakini kalaupun Jokowi dan koalisinya bisa mengganti Maruf dengan Ahok, hal ini tidak serta merta menguatkan Jokowi.

Karena, sambung Renanda, sudah bukan rahasia umum jika Jokowi memilih Maruf untuk menggaet suara kelompok pemilih muslim. Tentu, hal ini akan berbanding terbalik jika  Ahok mendampingi Jokowi.

"Kita semua tahu alasan Jokowi gandeng Maruf Amin, yaitu ingin meraih kelompok yang agak minim dukungannya ke Jokowi, yaitu kelompok kanan alias Muslim," demikian Renanda. [jto]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya