Berita

ISIS/Net

Global

27 Anak Pejuang ISIS Di Irak Pulang Ke Rusia

SENIN, 11 FEBRUARI 2019 | 10:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak 27 anak-anak Rusia yang ibunya ditahan di Irak karena menjadi anggota kelompok militan ISIS pulang ke Rusia (Minggu, 10/2). Mereka tiba melakui bandara Ramenskoye, dekat Moskow.
 
"Dua puluh tujuh anak-anak Rusia telah dipulangkan dari Baghdad," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Rusia, seperti dimuat Al Jazeera.
 
Mereka dibawa oleh orang tua mereka untuk bergabung dengan pertempuran ISIS di Irak. Ayah dari anak-anak itu tewas selama tiga tahun pertempuran antara ISIS dan pasukan Irak.
 

 
Utusan Rusia untuk hak-hak anak Anna Kuznetsova, membenarkan kabar tersebut.
 
Dia mengatakan, 27 anak yang berusia empat hingga 13 tahun berasal dari 10 wilayah berbeda di Rusia.
 
Kremlin sebelumnya mengumumkan pada awal Januari kemarin bahwa 115 anak-anak Rusia berusia di bawah 10 tahun, bersama delapan anak berusia antara 11 dan 17 tahun, masih berada di Irak.
 
Hukum Irak mengizinkan tahanan ditahan bersama anak-anak mereka sampai usia tiga tahun, tetapi anak-anak yang lebih besar harus tinggal bersama kerabat.
 
Sementara itu, pada bulan November, Kheda Saratova, seorang penasihat pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov, memperkirakan saat ini ada sekitar 2.000 janda dan anak-anak dari pejuang ISIS Rusia masih di Irak dan Suriah.
 
Sekitar 100 wanita dan anak-anak, kebanyakan dari republik Kaukasus, telah kembali ke Rusia sejauh ini.[mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya