Berita

Mbah Moen/Net

Politik

Video Mbah Moen Tentang Dua Sayap Garuda Viral

RABU, 06 FEBRUARI 2019 | 21:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ceramah Pimpinan Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang, KH Maimun Zubair saat Haul ke-9 Gus Dur kembali beredar di media sosial.

Dalam video viral itu, Mbah Moen membahas mengenai sayap Garuda yang dua-duanya berjumlah 17 dan pemilu yang digelar pada bulan April juga pada tanggal 17.   

“Ini kok ada pemilu di bulan April dan kebetulan tanggal 17,” ujar Mbah Moen dalam ceramah yang digelar di Ciganjur pada 21 Desember lalu.


Kiai karismatik itu kemudian bercerita saat dirinya mencoba memasang lambang garuda di rumahnya. Kedua sayap dari garuda yang masing-masing berjumlah 17 membuatnya bingung. Pasalnya, 17 merupakan simbol dari 17 Agustus 1945 yang menjadi hari kemerdekaan RI.

“Aneh lagi itu, kalau saya pasang garuda di tempat saya, ingin supaya garuda itu kenang. 17-nya itu sayap kanan, sayap kirinya itu 17. Anehnya kok sayap kanan kiri 17. Toh 17 Agustus (cuma butuh satu),” tanyanya.

Dia kemudian bertanya kepada umat yang hadir. Jika sayap kanan menjadi lambang tanggal 17 dari 17 Agustus 1945, maka fungsi 17 sayap yang berada di sayap kiri sebagai apa.

“Yang kiri itu 17 untuk apa, sudah tahu belum? Wah ini sayang ini kalau nggak tahu,” ujarnya sambil tak kuasa menahan tawa.

“Jadi 17 dua, kalau 17 satu itu pincang,” tegas Mbah Moen.

Dia menyebut keberadaan 17 helai sayap di sisi kiri merupakan bagian dari hal ghorib atau aneh.  

“Ghorib itu aneh. Kalau Islam itu aneh, maka bangsa Indonesia yang ke bagian ghorib,” sambungnya.

“Jadi kalau tidak tahu 17-nya dua, bukan bangsa Indonesia,” tegasnya.

Aneh yang dimaksud Mbah Moen adalah angka 17 yang memiliki kekhususan bagi bangsa Indonesia.

Dia kemudian menghitung jarak antara Sumpah Pemuda tahun 1928 dengan hari kemerdekaan tahun 1945. Selisihnya 17 tahun. Sebelumnya dia juga mengotak-atik angka 17 yang memiliki kesesuaian antara kemerdekaan Indonesia dan kelahiran Nabi Muhammad

“Ada suatu hadis, ‘pemuda yang sekarang itu yang megantarkan nanti kepada bangsa kepada kemuliaan’. Jadi ini hadis nabi untuk bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Pernyataan Mbah Moen ini dianggap sebagai sinyal bagi para pendukung Prabowo Subianto untuk memilih nomor 02 di Pilpres 2019 yang digelar pada April tanggal 17 nanti. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya