Berita

Anggota DPR M. Nizar Zahro/Net

Nusantara

Gerindra: Tarif Tol Trans Jawa Harus Masuk Akal

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 | 17:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pemerintah lewat Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR diminta mengkaji ulang tarif Tol Trans Jawa yang dinilai terlalu mahal.

"Buat apa tol kalau tidak digunakan?" kata Anggota DPR M. Nizar Zahro saat dihubungi redaksi, Selasa (5/2).

Akibat mahalnya tarif Tol Trans Jawa, pengemudi truk pengangkut barang beralih haluan ke jalur lama yaitu Jalan Pantura.


Menurut Nizar, biaya tarif Tol Trans Jawa rute Surabaya-Jakarta dan sebaliknya sebesar Rp 1.385.000 memang terlalu mahal.

"Tarif itu harus ekonomis dan masuk akal," ujar politisi Gerindra ini.

Pengusaha angkutan umum telah meminta kepada pemerintah untuk menurunkan tarif Tol Trans Jawa di bawah Rp 1 juta. Atau dengan adanya subsidi, bisa di angka Rp 800 ribu.

Nizar tidak keberatan dengan usulan itu. Pasalnya menurut dia, fungsi utama pembangunan tol adalah mempermudah dan mempercepat pengiriman barang dan jasa, serta menurunkan harga agar lebih ekonomis.

"Tol ini kan dibangun untuk itu, kalau hanya untuk pribadi tol itu ramai hanya saat liburan seperti Lebaran, Natal dan Tahun Baru," imbuhnya.

Nizar pun curiga, pihak ketiga yang meminta pemerintah untuk memperlakukan biaya mahal, sehingga modal membangun tol bisa cepat kembali.

"Bisa jadi (ada permintaan itu). Tapi, pemerintah harusnya memperhatikan ini (kaji ulang tarif), harus diakomodir, jangan terlalu mahal," tutup Ketua Umum Satria Gerindra ini. [rus]

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya