Berita

Ustad Suhariyanto, Ustad Qoiddudin dan Hartono/Net

Nusantara

Gaet Jogokariyan, DKM Al Hijrah Bekasi Tularkan Manajemen Masjid Modern

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 | 10:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Di tengah situasi politik nasional yang panas, keberadaan masjid diharapkan tetap mampu memberikan pelayanan yang terpadu dan kesejukan sosial bagi jemaahnya. Untuk itu, setiap Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) diharapkan bisa menjadi ujung tombak dalam pemberdayaan umat.

"Masjid saat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah tapi juga fungsi sosial sehingga bisa memberikan keamanan bagi masyarakat," ujar Ketua DMI Bekasi Utara, Qoiddudin.

Demikian disampaikan Ustad Qoiddudin sapaan akrabnya di sela Pelatihan Manajemen Memakmurkan Masjid untuk DKM se-Bekasi Utara Komplek Tytyan Kencana di Bekasi, Senin kemarin (5/2). Pelatihan ini mendatangkan Takmir Senior Mesjid Jogokariyan, Yogyakarta, Ustad Suharyanto.


Dalam pelatihan ini, Ketua DKM Al Hijrah, Sutrisno Lamin mengatakan, pelatihan ini dihadiri 170 DKM masjid serta 400 jemaah se-Bekasi. Selain itu, juga dihadiri oleh Menteri Tenaga Kerja Hanief Dhakiri, Walikota Bekasi Rahmat Effendi dan Camat Bekasi Lukman Hakim.

Gus Tris, demikian akrab dipanggil, berharap dengan pelatihan ini maka setiap DKM bisa melayani umat secara menyeluruh. Baik dalam lingkup ibadah maupun pemberdayaan jemaah.

Pihaknya juga menjamin bahwa pelatihan ini tidak memiliki tendesi politik apapun. "Tujuan utamanya mensyiarkan dakwah Islam yang sejuk dan penuh kedamaian," imbuhnya.

Sementara Ustad Harjanto menyatakan konsep modern pengelolaan masjid meliput tiga hal yakni image (pencitraan), pembangunan image dan pemberdayaan umat.

"Image ini menyangkut pencitraan. Kami dari Jogokaryan sempat jadi sorotan karena sempat diserang oleh salah satu oknum partai politik. Tapi Alhamdulillah kami tetap aman. Untuk itu, konsep pencitraan ini menyangkut soal keamanan juga," cetusnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya