Berita

Imlek/Net

Global

Begini Perayaan Tahun Baru Imlek Di China, Hong Kong Dan Taiwan

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 | 10:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Warga Tionghoa di seluruh dunia merayakan Tahun Baru Imlek hari ini (Selasa, 5/2). Tahun Baru Imlek adalah hari libur paling penting dari kalender China, dengan ratusan juta orang bepergian untuk merayakannya bersama keluarga mereka.

Di China daratan, otoritas setempat memperkirakan ada  total hampir tiga miliar perjalanan yang dilakukan dengan mobil, kereta api, dan pesawat terbang dalam 40 hari sekitar liburan.

Biasanya, pada malam Tahun Baru Imlek, keluarga mengadakan makan malam tradisional dan menonton pesta maraton yang disiarkan televisi. Sedangkan anak-anak menerima amplop merah yang diisi dengan uang untuk keberuntungan.


Bukan hanya itu, acara-acara seperti tarian barongsai tradisional diadakan di ruang publik yang didekorasi sementara supermarket menyediakan kue bulan dan jeruk keprok.

Di Hong Kong, pasar bunga dipenuhi oleh penduduk yang memilih anggrek, mandarin, dan bunga persik untuk menghiasi rumah mereka. Sejumlah kios juga menawarkan serangkaian bantal bertema babi, tas jinjing, dan boneka mainan.

Ribuan dupa juga disiapkan di kuil Wong Tai Sin yang terkenal di kota itu dalam semalam, lokasi yang populer untuk menandai doa pertama Tahun Baru.

Di Jepang, Menara Tokyo yang terkenal di ibukota akan berubah menjadi merah dalam perayaan Tahun Baru. Ini adalah yang pertama dilakukan Jepang.

Di Taiwan, tradisi Imlek serupa juga digelar. Namun Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menggunakan akun media sosialnya untuk menyampaikan pesan politik ke Beijing yang menyoroti kepercayaan demokratis pulau itu.

"Di Taiwan, kami dapat mempertahankan tradisi budaya kami," katanya dalam sebuah video di mana ia menyampaikan salam tahun baru tradisional dalam lima bahasa China, yakni Mandarin, Taiwan, Hakka, Teochew, dan Kanton, seperti dimuat Al Jazeera.

China masih melihat Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya untuk dipersatukan kembali, meskipun kedua pihak diperintah secara terpisah sejak berakhirnya perang saudara pada tahun 1949.

Perayaan Tahun Baru Imlek buka hanya terjadi di China. Perayaan juga berlangsung di seluruh dunia, dari warga komunitas Tionghoa di Asia Tenggara hingga Chinatown atau pecinan yang didirikan di Sydney, London, Vancouver, Los Angeles, dan negara-negara lainnya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya