Berita

Willy Prakarsa (kiri)/Net

Politik

Elektabilitas Tipis, Pendukung Jokowi Tetap Optomis Menangkan Pilpres

SENIN, 04 FEBRUARI 2019 | 14:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dari banyak lembaga survei, ada dua yang merilis elektabilitas petahana Jokowi-Maruf dengan opisisi Prabowo-Sandi hanya terpaut tipis yaitu sudah menyentuh angka satu digit.

Surve Lembaga Survei Median pada 6-15 Januari 2019, Jokowi-Maruf 47,9 persen sementara Prabowo-Sandi 38,7 persen. Sementara survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) pada 8 Januari-14 Januari 2019, bedanya lebih tipis lagi, Jokowi-Maruf 45,90 persen sementara Prabowo-Sandi 41,80 persen.

Pendukung Jokowi yang juga Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (Jari 98), Willy Prakarsa menanggapi santai rilis survei tersebut.


Willy menegaskan apapun surveinya tetap yang unggul dan menang pada Pilpres 2019 adalah pasangan Jokowi-Maruf. Pasalnya, Jokowi sudah teruji kinerjanya selama memimpin, dan banyak kebijakan-kebijakannya sudah dirasakan masyarakat.

Untuk itu, lanjut Willy, biarkan hasil survei yang menunjukkan persaingan elektabilitas kedua pasangan calon semakin tipis membuat tim pasangan Prabowo-Sandi merasa bahagia. Lantaran membuat orang bahagia merupakan bagian dari ibadah.

"Iyain saja deh biar senang. Menang kalahnya nanti di bilik suara saat pencoblosan 17 April 2019 nanti," kata Willy, Senin (4/2).

"Banyak survei Jokowi-Maruf yang menang. Karena sudah teruji dan rakyat Indonesia tahu itu. Wong sudah ada kerja nyata," tambahnya.

Sementara itu, saat ini Jari 98 sedang mempersiapkan rencana konvoi 10 ribu massa mengelilingi kawasan Tangerang Selatan sebagai bagian dari upaya memenangkan Jokowi-Maruf.

"Jokowi menang maka rakyat Indonesia senang," demikian Willy Prakarsa. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya