Berita

Ketua Seknas Prabowo-Sandi M. Taufik/RMOL

Politik

PILPRES 2019

Ketua Seknas Prabowo-Sandi: Serangan Jokowi Bukti Kepanikan

SENIN, 04 FEBRUARI 2019 | 13:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kubu Prabowo-Sandi tidak akan melakukan serangan balik terkait serangan yang dilancarkan kubu Jokowi-Maruf.

"Kita mau menyerang buat apa? Biar saja lah," kata Ketua Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi, M. Taufik saat dihubungi di Jakarta, Senin (4/2).

Menurutnya, biarkan rakyat yang menilai konstelasi yang terjadi saat ini, termasuk serangan-serangan politik.


"Kami serahkan kepada rakyat. Rakyat pasti cerdas melihat sesuatu, apalagi serangan-serangan dari kubu 01," ungkap Taufik yang juga wakil ketua DPR Jakarta ini.

Terahir, Taufik menilai, serangan-serangan politik yang dilakukan kubu petahana adalah sebagai bukti kepanikan menghadapi Pilpres 2019 pada 17 April mendatang.

"Kan mestinya adu program, adu gagasan. Lihat saja di debat siapa yang nyerang. Bisa dibilang (ini) panik lah," tutupnya.

Joko Widodo melontarkan serangan politik terhadap paslon 02 ketika berkampanye di Surabaya, Jawa Timur, dan Semarang, Jawa Tengah pada ahir pekan kemarin. Jokowi menyindir Prabowo terkait pernyataan Indonesia bubar, termasuk hoax Ratna Sarumpaet.

Tidak sampai di situ, Jokowi juga menyebutkan ada tim sukses yang tengah menyiapkan propaganda ala Rusia. Menurutnya, maraknya hoax dan fitnah disinyalir karena upaya adu domba oleh pihak asing. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya