Berita

Buruh KSPI/Net

Politik

Unjuk Rasa Serentak 20 Provinsi, Istana Jakarta Akan Dikepung 10 Ribu Buruh

SENIN, 04 FEBRUARI 2019 | 09:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sebanyak 10 ribu buruh akan melakukan unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (6/2) lusa. Massa buruh tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPMI-KSPI).

Aksi ini akan dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan titik kumpul di Patung Kuda Indosat. Setelah itu, massa aksi akan longmarch ke Istana untuk menyampaikan tuntutan.

Selain titik kumpul di Istana Negara, sebagian massa juga akan melakukan aksi di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Cempaka Putih.


Aksi di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, buruh akan menyuarakan penolakan terhadap urun biaya. Sekaligus menuntut agar Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 51/2018 tentang Pengenaan Urun Biaya dan Selisih Bayar dalam Program Jaminan Kesehatan dicabut.

Selain di Istana, dalam waktu bersamaan buruh akan melakukan aksi di 20 provinsi, seperti di Semarang (Jawa Barat), Surabaya (Jawa Timur), Bandar Lampung (Lampung), Batam (Kepulauan Riau), Medan (Sumatera Utara), Banjarmasin (Kalimantan), Banda Aceh (Aceh), Makassar (Sulawesi) dan Gorontalo.

Presiden FSPMI - KSPI Said Iqbal menjelaskan, setelah melakukan aksi di Istana Negara, sekitar jam 13.00 WIB massa akan berkumpul di Sports Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara untuk merayakan peringatan Hari Ulang Tahun FSPMI yang ke-20.

Berikut enam tuntutan kaum buruh pada Rabu nanti: Pertama, soal lapangan kerja - ancaman PHK - Revolusi Industri 4.0. Kedua, BPJS Kesehatan gratis - tolak urun biaya - cabut Permenkes 51/2018. Ketiga, tolak upah murah - cabut PP 78/2015 - turunkan harga. Keempat, tolak TKA China unskill. Kelima, hapus outsourcing dan kedok pemagangan. Keenam, kepastian hukum untuk pengemudi transportasi online. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya