. Sikap reaktif kubu pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menanggapi tabloid Indonesia Barokah dapat merugikan mereka sendiri.
"Sebenarnya tim Prabowo sedang menggali kuburnya sendiri, coba kalau itu didiamkan saja nggak ada masalah, karena sudah ditarik Bawaslu kok," kata Sekjen Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari) 98, Ferry Supriadi dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (31/1).
Apalagi, lanjut Ferry, tabloid tersebut membeberkan hal yang bersifat fakta sehingga bila dibaca secara keseluruhan maka publik bakal sadar dan lebih respek terhadap paslon petahana Jokowi-Maruf.
Menurutnya, sikap paslon 02 yang terkesan terzalimi bakal memicu penasaran publik untuk mendalami konten berita tabloid
Indonesia Barokah, sehingga kembali menguntungkan Jokowi lantaran narasinya mendidik bukan menyudutkan.
Di tempat yang sama, Direktur Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto mempertanyakan apa yang ditakutkan dalam ulasan tabloid
Indonesia Barokah. Mengingat tabloid tersebut mengemas fakta-fakta yang telah dipaparkan oleh media massa sebelumnya.
"Kalau merasa terancam berarti ada sesuatu yang benar yang disajikan oleh tabloit
Indonesia Barokah, kan gitu. Kalau tidak merasa terganggu dibiarkan saja kemunculan tersebut," tuturnya.
[rus]