Berita

Foto/RMOL

Politik

Deretan Menteri SBY Dukung Jokowi

Kekuatan Baru Hasil Konsolidasi ReJo
SELASA, 29 JANUARI 2019 | 17:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sejumlah menteri era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan dukungan terhadap Joko Widodo di Pilpres 2019. Salah satu diantaranya adalah bekas Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi.

"Pak Jokowi pemimpin yang baik dan kinerja pemerintah di bawah kepemimpinannya sudah terbukti berhasil," kata Luthfi kepada wartawan di salah satu restoran di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (29/1).

Luthfi menyampaikan sikap dan pilihan politiknya bersama bekas Menteri Perhubungan Freddy Numberi, sesepuh PDI Perjuangan Sidarto Danusbroto, dan beberapa pengurus Relawan Jokowi (ReJo).


Empat tahun memimpin, kata dia, Jokowi berhasil membangun infrastruktur berbasis teknologi dan pendidikan yang merupakan modal penting untuk pertumbuhan. Iklim investasi yang diperlukan untuk percepatan pertumbuhan, menurutnya, juga berlangsung kondusif selama Jokowi memimpin. Hal ini ditunjukkan dengan peringkat kemudahan berbisnis atau ease of doing business (EoDB) Indonesia berdasarkan laporan Bank Dunia.

"Dulu peringkat EoDB kita 124 dan hari ini 73. Ini prestasi luar biasa," katanya. "Jadi kita dukung pembangunan yang sudah dilakukan Pak Jokowi agar terus dilanjutkan. Kita adalah bangsa yang sedang bergegas untuk semakin maju, maka sangat dibutuhkan pemimpin yang sudah bekerja nyata," tutur Luthfi yang juga pernah menjabat Kepala BKPM.

Freddy Numberi menambahkan kinerja Jokowi sangat bisa diandalkan. Ia menyinggung perhatian besar Jokowi terhadap pembangunan wilayah perbatasan dan kawasan Indonesia timur.

"Saat ini "window" kita di perbatasan lebih baik dan diakui negara-negara kawasan. Jokowi juga punya perhatian tinggi soal Papua. Terbukti dalam empat tahun menjadi presiden, beliau sudah 12 kali bekunjung ke Papua. Calon yang lain belum ada bukti," kata tokoh Papua itu.

Ketua Umum ReJo HM Darmizal HS adalah sosok yang berinisiatif menggalang sekaligus mengkonsolidasikan dukungan bekas menteri-menteri SBY untuk Jokowi. Di tempat yang sama dia menyatakan selain Muhammad Luthfi dan Freddy Numberi, bekas pembantu SBY di kabinet yang menyatakan dukungan terhadap Jokowi adalah Agung Laksono (Menko Kesra), Erman Suparno (Menakertrans), dan Gusti Muhammad Hatta (Menristek).

"Ini kan pilihan politik pribadi-pribadi tapi kami konsolidasikan," ujar dia.

Salah satu pendiri Partai Demokrat itu menyatakan pihaknya telah menghubungi menteri-menteri di kabinet periode pertama dan kedua era SBY untuk mensukseskan Jokowi di Pilpres. Dirinya yakin akan semakin banyak yang bergabung.

"Pak Jokowi pemimpin sederhana dan tidak mengedepankan kepentingan-kepentingan pribadi seperti Pak SBY. Harapan kita, Indonesia bisa menjadi kekuatan keempat atau kelima dunia di bawah kepemimpinan Pak Jokowi di periode kedua nanti," demikian kata Darmizal.[dem]

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya