Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

BNN Sita 100 Kilogram Barang Bukti Narkoba Internasional

JUMAT, 25 JANUARI 2019 | 03:46 WIB

Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Irjen Arman Depari mengatakan, barang bukti narkoba jaringan sindikat internasional yang berhasil disita mencapai jumlah hingga 100 kilogram sabu.

"Barang bukti sabu-sabu disita dari Kapal Karibia, sebelumnya dilaporkan 72 kilogram, dan setelah ditimbang ulang beratnya mencapai hingga 75 kilogram," kata Arman.

Sedangkan barang bukti sabu yang disita dari kapal kayu mencapai jumlah 25 kilogram.


"Seluruh barang bukti sabu-sabu itu diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia," ujar Arman.
BNN mengamankan sabu dari sindikat narkotika bernama Syafinur di Pasar Gruegok, Bireun, Provinsi Aceh. Dari tersangka, petugas menyita sabu seberat delapan kilogram yang disembunyikan dalam mobil bak terbuka warna hitam bernopol BK 8494

"Kemudian dilakukan pengembangan dan menggeledah rumah tersangka di Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, ditemukan lagi barang bukti sabu-sabu seberat 17 kilogram," jelas Arman.

Total barang bukti yang disita dari tersangka seberat 25 kilogram. Narkoba tersebut akan didistribusikan ke Kota Medan, Sumatera Utara. Barang bukti itu merupakan bagian dari sindikat Ramli dan kawan-kawan.

"Tersangka Ramli, seorang narapidana yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta, Medan," kata Arman, seperti dikutip Antara, Jumat (25/1).

BNN dan Bea dan Cukai mengamankan anak buah Kapal Motor Karibia yang membawa 72 kilogram sabu-sabu dan 10 ribu butir pil ekstasi, diduga anggota sindikat pengedar narkoba jaringan Malaysia.

Empat anak buah kapal KM Karibia diamankan di Perairan Lhoksukon, Aceh Utara, Selasa dinihari (15/1). [wah] 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya