Berita

AHY/Net

Politik

AHY: Anak Muda Harus Diberi Ruang Dalam Politik Indonesia

RABU, 23 JANUARI 2019 | 06:58 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Anak muda harus benar-benar diberi ruang untuk ikut terlibat dalam perpolitikan Indonesia. Karenanya, narasi yang tepat untuk memberi kesempatan kepada para muda generasi milenial harus diciptakan.

Demikian disampaikan Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimukti Yudhoyono (AHY), seperti dilansir RMOLJatim, Selasa (22/1).

"Keberadaan komunitas Muda-Mudi Demokrat sangat pas untuk menjadi ruang bagi keberadaan generasi muda. Muda-Mudi Demokrat bisa menjadi pintu bagi generasi muda khusunya kalangan milenial saat ini untuk ikut terlibat dalam perpolitikan yang ada," ujar AHY


Menurut AHY, keberadaan komunitas Muda-Mudi Demokrat harus memberi ruang yang cukup bagi generasi muda kalangan milenial untuk bisa berperan aktif dalam ikut memberikan pencerahan bagi generasi muda untuk tidak takut terlibat dalam ruang politik.

Komunitas Muda-Mudi Demokrat meski baru berumur 2 tahun lanjutnya, berhasil pula dalam memberikan ruang yang kuat bagi generasi muda untuk aktif dalam berbagai hal tidak hanya politik tapi memberikan sentuhan sentuhan yang humanis bagi generasi muda.  Sehingga banyak yang tertarik untuk ikut di dalamnya.

"Penghargaan generasi muda inspiratif yang diberikan dari berbagai bidang tadi menjadi bukti eksistensi komunitas Muda Mudi Demokrat dalam berbagai hal di Jatim ini. Tidak hanya berkutat dalam perpolitikan," tegas AHY.

Dengan kondisi ini, kata AHY, keberadaan komunitas Muda-Mudi Demokrat akan menjadi kekuatan dari partai Demokrat dalam meraih suara generasi muda milenial yang ada untuk kebesaran Partai Demokrat di pemilu nanti.

"Tidak hanya di Jatim, influen yang dibangun dari Jatim ini menjadi kekuatan yang luar biasa bagi partai Demokrat di daerah lain saat ini untuk memberi ruang yang lebar bagi generasi muda ikut dalam membesarkan partai Demokrat ke depan," pungkas AHY. [jto]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya