Berita

Abu Bakar Ba'asyir dan Yusril Ihza Mahendra/Dok

Hukum

Alasan Kemanusiaan Ba'asyir Dibebaskan, Bagaimana Ibu Anak Kembar 3 Di Aceh?

SELASA, 22 JANUARI 2019 | 12:18 WIB | LAPORAN:

Bila persoalan kemanusiaan menjadi tolak ukur atau bahan pertimbangan Presiden Jokowi membebaskan ustaz Abu Bakar Ba'asyir, bagaimana dengan nasib seorang ibu dengan tiga bayi kembarnya mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Bireuen, Aceh.

"Ya kan ibu itu punya anak tiga ya dibawa ke dalam rutan. Apakah ini tahanan seorang ibu yang sedang menyusu anak kembar tiga itu berperikemanusiaan ? Kenapa tidak ada pertimbangan kemanusiaan di situ? Kan gitu," ujar pakar hukum tata negara, Margarito Kamis memberi analogi.

Pertimbangan serupa mestinya juga diterapkan untuk kasus ibu di Aceh. Menurut Margarito, pemerintah bisa saja memberi kompensasi lain.


"Misalnya sudahlah tunggu anaknya itu udah gede dikit baru ditahan. Atau, di tahanan rumah saja kan ada tahanan. Kenapa tidak itu saja dipakai? kenapa harus di rutan ibu menyusu juga anak tiga kembar begitu kan," tambah Margarito.

Alasan kemanusiaan pembebasan Ba'asyir sebagaimana diutarakan Presiden Jokowi ketika di Garut, perlu diperjelas supaya tidak berkembang lebih jauh.  

"Ini musti presiden menjelaskan bagaimana definisi dia mengenai kemanusiaan ini," tutup Margarito.

Magfirah, ibu dengan tiga bayi kembar itu dilaporkan oleh sejumlah korban kasus calo CPNS tahun 2016 ke Mapolres Bireuen, beberapa waktu terkait. Kasus itu bergulir dan dia ditetapkan sebagai tersangka. [wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya